Tingkat kelulusan dari hasil Ujian Nasional (UN) SMA/ MA/ SMALB/ SMK) di Jawa Tengah mencapai 308.133 atau 99, 71%. Angka kelulusan yang mendekati 100% dikarenakan perubahan sistem komposisi kelulusan yang menguntungkan siswa. Sistem baru yang diberlakukan mulai tahun ini yakni menggabungkan nilai UN dan nilai sekolah dengan komposisi sebesar 60% dan 40%.

Kepala Dinas Pendidikan Jawa Tengah Kunto Nugroho HP, dalam keterangan persnya Sabtu (14/5) mengatakan, prosentase kelulusan ini naik dibandingkan tahun sebelumnya. Kenaikan angka kelulusan di Jawa Tengah telah terjadi dalam tiga tahun terakhir.

“Tahun lalu angka kelulusan mencapai 98,66%,” ungkapnya. Tahun 2011 ini, sebanyak 911 siswa dinyatakan tidak lulus atau dipresentasekan sebesar 0, 294%. Pada cakupan angka tersebut, siswa SMK penyumbang terbesar angka ketidaklulusan sebesar 0,182. (sumber:http://suaramerdeka.com)

Kenaikan tingkat kelulusan SMA tahun 2011 ini diharapkan mampu menjadi tonggak untuk memajukan pendidikan di Indonesia. Akan tetapi juga perlu adanya evaluasi diri seluruh jajaran dinas pendidikan untuk masalah pengadaan Ujian Nasional setiap tahunnya. Perlu dipikirkan dampak positif dan negatif dengan diadakannya Ujian Nasional. Karena banyak ditemui, siswa yang kesehariannya tidak pernah tuntas dalam ulangan bahkan bisa dibilang “deretan peringkat terakhir di kelas” justru malah mendapat nilai bagus di Ujian Nasional dan tidak tanggung – tanggung bisa memperoleh peringkat 1. Jika dilihat dari nilai akhir yang sudah digabung dengan nilai sekolah, fenomena tersebut tidak begitu terlihat mencolok.

Melihat fenomena di atas, dikembalikan pada pelaksanaan Ujian Nasional:

1. Bagaimana pengawas dalam melaksanakan tugasnya?

2. Bagaimana tingkat kejujuran siswanya?

3. Bagaimana sistem pembagian soalnya?

4. Bagaimana aturan pelaksanaan ujian nasional dari dinas setempat?

Semua perlu evaluasi agar pendidikan di Indonesia semakin maju dan bisa meningkat peringkatnya di urutan pendidikan dunia. Sebagai pendidik, mari kita tanamkan pendidikan yang bersih dalam artian mari kita ciptakan kejujuran di kalangan siswa, kita bentuk karakter mereka agar menjadi manusia yang berakhlak mulia dan membekali siswa dengan berbagai ilmu untuk menunjang masa depan mereka.

About Siti Nur Baiti

aku bukanlah manusia yang sempurna atas segalanya, akan tetapi aku adalah seorang insan yang memiliki kelebihan dan kekurangan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s